Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Sejarah
Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada hari Selasa, 16 Juni 2026 berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Momen pergantian tahun penanggalan Islam ini didasarkan pada perhitungan perputaran bulan (qamariyah) dan menjadi penanda peristiwa penting hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah
Dikutip dari Wikipedia bahwa Tahun Baru Hijriah atau Tahun Baru Islam merupakan suatu hari yang penting bagi umat Islam karena menandai peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam yaitu memperingati penghijrahan Nabi Muhammad SAW. dari Kota Makkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Peristiwa bersejarah itu terjadi pada 1 Muharam tahun baru bagi Kalender Hijriah. Namun, Tahun Hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah itu diambil sebagai awal perhitungan bagi Kalender Hijriah.
Kalender Hijriah secara resmi belum dimulai pada zaman Rasulullah SAW. Kalender ini hanya dimulai pada zaman Khalifah Ar-Rasyidin kedua yaitu Umar al-Faruq R.A. Ada beberapa saran dari para sahabat untuk penetapan tanggal bagi Madinah ketika itu, ada yang mengusulkan tahun Islam dimulai ketika kelahiran Nabi Muhammad SAW., ada yang mengusulkan awal tanggal Islam ditetapkan pada hari Rasulullah diangkat sebagai nabi dan rasul tetapi pandangan yang menyarankan awal tanggal Islam pada tanggal hijrah Nabi SAW.
Penetapan ini adalah untuk mengenangkan betapa pentingnya tanggal hijrah yang menjadi perubahan paradigma dalam sejarah agama Islam yang mana pertama kali dalam sejarah Islam seorang nabi dan rasul membentuk pemerintah dengan segala kesulitan dan berhasil membuat hubungan diplomatik dengan beberapa negara serta menyampaikan dakwah Islam secara global sehingga Islam kita di sayang Allah dan tersebar ke seluruh dunia.
Amalan Utama di Bulan Muharram
Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang disucikan dan dimuliakan oleh Allah SWT. Umat Islam dianjurkan mengisi awal tahun ini dengan beberapa amalan:
- Membaca Doa: Memanjatkan doa akhir tahun dan doa awal tahun seperti yang diimbau oleh lembaga keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia untuk memohon perlindungan dari godaan setan.
- Introspeksi Diri: Melakukan muhasabah terhadap seluruh perbuatan dan ibadah selama satu tahun ke belakang.
- Puasa Sunah: Melaksanakan puasa Tasua (9 Muharram) dan puasa Asyura (10 Muharram) yang memiliki keutamaan menghapus dosa setahun yang lalu.
- Meningkatkan Amal: Memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur'an, dan berbuat baik kepada sesama.
Dikutip dari berbagai sumber.

Komentar
Posting Komentar